Bangun Kesadaran Kolektif, Wabup Tubaba Pimpin Gotong Royong di Pulung Kencana
ANDALASNET.COM
Tubaba - Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, memimpin langsung apel pagi yang dilanjutkan dengan aksi gotong royong kebersihan (Kurve) di sepanjang Lapangan Pulung Kencana hingga area Tanggul Tiyuh Pulung Kencana, Jumat (13/02/2026).
Kegiatan ini melibatkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan aparatur tiyuh di lingkup Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Namun, lebih dari sekadar aksi bersih-bersih fisik, Nadirsyah menekankan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah menyentuh kesadaran masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nadirsyah mengingatkan agar kegiatan Kurve tidak terjebak pada formalitas atau sekadar pemenuhan dokumentasi laporan.
"Tujuan kita hari ini bukan sebatas Lapangan Pulung Kencana ini bersih lalu didokumentasikan. Poin paling penting adalah membangun kesadaran masyarakat bahwa kebersihan dan kesehatan lingkungan adalah kepentingan bersama," tegas Nadirsyah di hadapan para peserta apel.
Ia menyoroti tantangan psikologis di tengah masyarakat, di mana keterlibatan pemerintah terkadang justru memicu sikap permisif warga untuk membuang sampah sembarangan karena merasa akan ada petugas atau ASN yang membersihkannya.
Nadirsyah sempat menceritakan pengalamannya saat memimpin gotong royong di Pasar Dayamurni beberapa waktu lalu. Ia menemukan adanya pedagang yang merasa bebas membuang sampah hanya karena sudah membayar retribusi kebersihan sebesar Rp2.000.
"Kita (ASN) adalah pelayan masyarakat, tapi tidak begitu juga logikanya. Jangan sampai muncul pemikiran 'ah, taruh saja sampahnya di pinggir jalan, toh minggu depan ada orang Pemda yang gotong royong'. Jika warga sudah terlibat langsung mencangkul dan membersihkan, mereka akan berpikir dua kali untuk membuang sampah sembarangan," imbuhnya.
Menyikapi keluhan warga mengenai keterbatasan fasilitas, Wakil Bupati menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah tiyuh (desa).
Rencananya, akan dibentuk Petugas atau Satgas Kebersihan di tingkat lingkungan masing-masing. Nantinya, DLH tidak lagi mengangkut sampah dari rumah ke rumah, melainkan berkoordinasi langsung dengan petugas sampah yang disiapkan oleh tiyuh.
"Untuk tahap awal, kita fokuskan di tiga kecamatan dengan volume sampah tertinggi. Jika sistem ini berjalan dan kesadaran tumbuh, kita tidak perlu sering-sering melakukan Kurve besar karena sampahnya memang sudah tidak ada lagi," jelasnya.
Menutup arahannya, Nadirsyah meminta seluruh ASN di Kabupaten Tubaba untuk menjadi agen perubahan dan teladan di domisili masing-masing. Mengingat jumlah ASN hanya berkisar 10-15% dari total penduduk, dukungan 85% masyarakat umum menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.
"Ayo kita ajak masyarakat. Kita berikan kontribusi tenaga dan pikiran untuk kemajuan Tubaba agar daerah kita tetap sehat dan nyaman untuk ditempati," pungkasnya. (Bs)
Daerah
Dari Apel Pagi ke Aksi Nyata, Wabup Tubaba Tekankan Pentingnya Budaya Bersih
13 Februari 2026 • 63 views
Andalas
Popular News
Berita dengan jumlah pembaca tertinggi
Trending News
Berita yang paling banyak dibaca
Get In Touch
Jln. Lintas Panaragan Jaya No 665 Tulang Bawang Barat Lampung Pos : 34593
085266406365
pt.andalasmediagroup@gmail.com
© Andalas. All Rights Reserved.