Lengkapi Bukti dan Hadirkan Saksi, Korban Dugaan Arisan Bermasalah Datangi Polres Tubaba
ANDALASNET.COM
Tubaba - Penanganan kasus dugaan penipuan arisan yang menyeret seorang warga Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus bergulir. Pelapor, Ita Yuliana (42), warga Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, kembali mendatangi Polres Tulang Bawang Barat guna melengkapi sejumlah dokumen dan alat bukti yang dibutuhkan penyidik, Kamis (14/05/2026).
Kedatangan Ita ke Mapolres Tubaba kali ini tidak sendiri. Ia turut membawa seorang saksi untuk dimintai keterangan oleh penyidik, sekaligus menyerahkan bukti transfer pembayaran arisan yang disebut dilakukan secara rutin selama kurang lebih 20 bulan kepada terlapor berinisial NOR.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan penipuan dan/atau perbuatan curang yang sebelumnya telah dilayangkan Ita ke Polres Tubaba.
“Ya, hari ini saya datang ke Polres Tubaba untuk menyerahkan bukti tambahan berupa rekening transfer ke rekening NOR, sekaligus membawa saksi untuk dimintai keterangan oleh penyidik,” ujar Ita Yuliana kepada awak media.
Ia menjelaskan, saat menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada laporan sebelumnya, penyidik meminta sejumlah dokumen pendukung guna memperkuat proses penyelidikan. Bukti yang diminta di antaranya riwayat transfer pembayaran arisan yang dilakukan setiap bulan, serta keterangan dari pihak yang mengetahui aktivitas arisan tersebut.
Menurut Ita, seluruh bukti transfer yang diserahkan menunjukkan adanya aliran dana rutin kepada rekening terlapor selama hampir dua tahun pelaksanaan arisan. Bukti tersebut diharapkan dapat memperjelas konstruksi perkara dan memperkuat proses hukum yang tengah berjalan.
Saksi yang dihadirkan dalam pemeriksaan tersebut diketahui juga merupakan korban dalam arisan yang sama. Kepada awak media, saksi mengaku mengalami kerugian akibat arisan yang dikelola terlapor, meski sebagian dana miliknya disebut sempat dicicil pengembaliannya oleh NOR.
“Saya dan Ita Yuliana adalah korban yang sama. Hanya saja, uang saya memang sudah pernah dicicil oleh terlapor, tetapi sampai sekarang belum lunas,” ungkap saksi.
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan pengetahuannya, terdapat sejumlah korban lain dalam perkara arisan tersebut. Namun, sebagian besar disebut memilih tidak melapor ke pihak kepolisian karena berbagai alasan, mulai dari keterbatasan waktu hingga jarak tempat tinggal yang cukup jauh dari wilayah Tubaba.
“Sebetulnya masih ada beberapa korban lainnya dengan persoalan yang sama. Tetapi banyak yang tidak berani atau belum sempat melapor karena alasan jarak dan kesibukan. Saya sendiri tinggal di Natar, Lampung Selatan, sementara korban Ita berada di Lampung Tengah,” jelasnya.
Kasus dugaan arisan bermasalah ini sebelumnya mencuat setelah Ita Yuliana mengaku mengalami kerugian hingga Rp19 juta. Dana arisan yang seharusnya diterima pada giliran pencairannya disebut tak kunjung dibayarkan oleh pengelola arisan.
Hingga kini, proses penanganan perkara masih berada dalam tahap penyelidikan oleh Satreskrim Polres Tulang Bawang Barat. Penyidik disebut masih terus mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait guna mendalami dugaan tindak pidana tersebut.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengikuti arisan berbasis kepercayaan, terutama yang tidak memiliki sistem administrasi dan jaminan hukum yang jelas. (Bas)
Daerah
Polisi Dalami Kasus Arisan Bermasalah, Korban Sebut Ada Sejumlah Korban Lain
16 Mei 2026 • 36 views
Andalas
Popular News
Berita dengan jumlah pembaca tertinggi
Trending News
Berita yang paling banyak dibaca
Get In Touch
Jln. Lintas Panaragan Jaya No 665 Tulang Bawang Barat Lampung Pos : 34593
085266406365
pt.andalasmediagroup@gmail.com
© Andalas. All Rights Reserved.